Minggu, 21 Oktober 2018


PERBEDAAN HALAMAN STATIS DENGAN DINAMIS DI WEBSITE

       website statis adalah sebuah website yang hanya mampu menampilkan front page saja atau singkatnya website yang sifatnya tetap atau tidak berubah-ubah. Untuk mengupdate website statis, menambah content dan hal-hal yang berhubungan dengan penambahan content harus anda lakukan di lokal komputer karena website statis ini tidak memiliki halaman administrator atau lebih singkatnya website statis tidak memiliki database sebagai tempat penyimpanan content. Bahasa pemrograman website statis biasanya menggunakan bahasa HTML dan CSS.

Software yang sering di gunakan dalam membuat website statis adalah Front Page dan Dream Weaver atau dengan menulis langsung kode HTML nya di Notepad tanpa menggunakan data base seperti Mysql dan PHP. Contoh dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten langsung diletakan dalam file HTML saja.

    Kelebihan Website Statis

    1.Tidak perlu keahlian pemrograman untuk membuat halaman statis.
    2.Dapat dilihat langsung oleh web browser tanpa membutuhkan aplikasi server.
    3.Lebih mudah untuk website development karena biasanya menggunakan bahasa pemograman   
       html
    4.Cepat karena hanya berbasis client.
    5.Lebih murah dari web dinamis dan ukuran relatif kecil.
    6. Relatif lebih aman

    Kekurangan Website Statis

    1.kontennya statis, tidak berubah-ubah.
    2.Terbatas dalam interaksi dengan pengunjung.
    3.Tidak menggunakan database.
    4.Tidak menggunakan pemrograman PHP di server.
    5.Sulit untuk menambah/memperbaharui sebuah halaman.
    6. Manajemen yang lebih rumit jika website besar.
    7.Terkesan jadul (hahaha).

    WEB DINAMIS 

Web dinamis adalah jenis website yang isi/kontentnya berubah-ubah dan mudah untuk diperbaharui setiap saat setiap waktu, karena menggunakan server side scripting seperti php, asp, jsp dan lain-lain yang telah diprogram sedemikian rupa sehingga mudah untuk merubah isi website menggunakan dashboard/control panel. umumnya data website dinamis disimpan pada database sehingga memudahkan dalam hal manajemen, dan perubahan pada isi web bisa dilakukan oleh orang awam. contoh website dinamis seperti wordpress yang dibuat dengan php, jika anda memiliki blog di wordpress untuk merubah isi post atau membuat halaman baru pada blog anda anda cukup malukannya di dashboard wordpress. penggunaan web dinamis paling kekinian dan banyak implementasinya adalah pada website jual beli online.

KELEBIHAN WEB DINAMIS

     1.Sangat mudah/cepat untuk memperbaharui infromasi, halaman, maupun tampilan.
     2. Tidak memerlukan kemampuan tentang pemrograman web.
     3.Penggunaan database dan mempermudah manajemen web.
     4. Interaktif.

  KEKURANGAN WEB DINAMIS

   1.Website lebih lambat dari web statis karena harus mengambil data dari database.
   2. Rentan diretas, jadi membutuhkan keamanan lebih.
   3.Biaya lebih besar.

Add your comment enter

Disqus Comments